Archive for October, 2016

ini, Menjadi Ibu Profesional (Materi Matrikulasi sesi 2)

ini di copas dari materi Matrikulasi IIP Bogor Batch 2 sesi 2.

saya tari disini, biar materi g ilang karena kalo dari WA capek yang nyecroll.

supaya saya bisa belajar lagi suatu waktu, dan semoga para pembaca blog saya bisa ikutan belajar lagi.

 

sekali lagi ini copas dari grup WA matrikulasi. kalo mo join kuliahnya, tunggu tahun depan ya.

 

Matrikulasi Ibu Profesional Sesi #2

🙋MENJADI IBU PROFESIONAL, KEBANGGAAN KELUARGA🙋

Apa kabar bunda dan calon bunda peserta matrikulasi IIP batch #2? Pekan ini kita akan belajar bersama
a. Apa Itu Ibu Profesional?
b. Apa itu Komunitas Ibu Profesional?
c. Bagaimana tahapan-tahapan untuk menjadi Ibu Profesional?
d. Apa saja indikator keberhasilan seorang Ibu Profesional?

(more…)

October 25, 2016 at 7:41 am Leave a comment

Ini, bawa anak ke KAJIAN ilmu

​ADAB MEMBAWA ANAK KE MAJELIS ILMU

Oleh : Septi Peni Wulandani
Kelas matrikulasi Institut Ibu Profesional batch #2 sedang berjalan, dan pekan ini sedang membahas tentang adab menuntut ilmu. Ada satu pertanyaan menarik, yang saya pikir menjadi kegalauan banyak ibu. Kebetulan saya diberi amanah mengampu kelas koordinator kota dan pengurus rumah belajar.
Tanya : 

bu septi. Kalau kita menuntut ilmu dgn membawa anak itu bagaimana? Karena tidak ada yg dititipi. Memang hasilnya tdk maksimal..tp daripada tidak sama sekali. Makasih
Jawab :

➡ Seorang ibu yang semangat menuntut ilmu tentu saja segala rintangan akan dihadapinya untuk mendapatkan ilmu tersebut. Pertanyaan berikutnya adalah bagaimana kalau kita memiliki anak kecil-kecil, yang tidak bisa ditinggal.Mari kita pelajari adabnya :
1⃣ Tanyakan ke penyelenggara apakah kelas ini mengijinkan anak-anak masuk diruangan atau tidak? 
DON’T ASSUME
misal : 

“Ah, pasti boleh, ini kan komunitas Ibu-ibu/keluarga dan pasti punya anak kecil, jelas boleh lah”
ini ASSUME namanya.
harus di CLARIFY (klarifikasi) di awal. Tidak semua guru ridha kelasnya ada anak-anak dengan berbagai alasan kuat. masing-masing. 
2⃣ Apabila tidak diijinkan anak-anak di dalam kelas, maka kita tidak boleh memaksakan diri. Memilih alternatif untuk tidak berangkat, kalau memang tidak ada kids corner atau saudara yang dititipi.
3⃣ Apabila diijinkan, maka kita harus tahu diri, tidak melepas anak begitu saja, berharap ada orang lain yang mengawasi, sedangkan kita fokus belajar, ini namanya EGOIS. Dampingi anak kita terus menerus, apabila anda merasa sikap dan suara anak-anak mengganggu kelas, maka harus cepat tanggap, untuk menggendongnya keluar dari kelas, dan minta maaf. 
Meskipun tidak ada yang menegur, kita harus tahu diri, bahwa orang lain pasti akan merasa sangat terganggu. Jangan diam di tempat, hanya semata-mata kita tidak ingin ketinggalan sebuah ilmu. 
KEMULIAAN ANAK KITA DI MATA ORANG LAIN, JAUH LEBIH TINGGI DIBANDINGKAN ILMU YANG KITA DAPATKAN.
Maka Jaga Kemuliaannya, dengan tidak sering-sering membawa ke forum orang dewasa yang perlu waktu lama. Karena sejatinya secara fitrah rentang konsentrasi anak hanya 1 menit x umurnya. 
Untuk itu andaikata kita punya anak usia 5 tahun, menghadiri majelis ilmu yang perlu waktu 30 menit, maka siapkan 6 amunisi permainan atau aktivitas yang harus dikerjakan anak-anak. Kalau ternyata anak cepat bosan dari rentang konsentrasinya, segera undur diri dan fokus ke anak kita.✅⁠⁠⁠⁠
semoga manfaat.
#adabmenuntutilmu

#matrikulasiIIP

#kemuliaananak

October 22, 2016 at 3:32 am Leave a comment

Ini, Nice Homework (NHW) #1 Matrikulasi IIP Bogor Batch 2

nice-home-work-1

📚NICE HOMEWORK #1📚

 

 

Dalam materi “ADAB MENUNTUT ILMU” kali ini, NHW nya adalah sbb:
1. Tentukan satu jurusan ilmu yang akan anda tekuni di universitas kehidupan ini.

jawab:

Ilmu agama adalah ilmu yang kini sangat saya butuhkan dan ingin dalami. Akan tetapi ilmu ini pun sangat luas. untuk pertama ingin mempelajari kitab minhajul muslim
2.Alasan terkuat apa yang anda miliki sehingga ingin menekuni ilmu tersebut.

jawab:
Karena Allah mewajibkan kita menuntut ilmu agama. Ilmu agama dapat insyaallah dunia dapat.

3. Bagaimana strategi menuntut ilmu yang akan anda rencanakan di bidang tersebut?

jawab:
strateginya adalah berdoa, konsisten baca alquran, nonton kajian, dan beli buku-buku agama. lalu dishare ke keluarga dan blog
4. Berkaitan dengan adab menuntut ilmu,perubahan sikap apa saja yang anda perbaiki dalam proses mencari ilmu tersebut.

jawab:
meluruskan niat. dan merasa awam ..menjadi gelas yg setengah isi

Menuntut ilmu adalah salah satu cara meningkatkan kemuliaan hidup kita, maka carilah dengan cara-cara yang mulia

Salam Ibu Profesional,

October 19, 2016 at 7:22 am Leave a comment

Ini, Adab Menuntut Ilmu

glass_of_water_half_full-t2

Matrikulasi Ibu Profesional Sesi #1

Disusun oleh Tim Matrikulasi- Institut Ibu Profesional

ADAB MENUNTUT ILMU

Menuntut ilmu adalah suatu usaha yang dilakukan oleh seseorang untuk mengubah
perilaku dan tingkah laku ke arah yang lebih baik. Karena pada dasarnya ilmu
menunjukkan kepada kebenaran dan meninggalkan segala kemaksiatan.

Banyak diantara kita terlalu buru-buru fokus pada suatu ilmu terlebih dahulu,
sebelum paham mengenai adab-adab dalam menuntut ilmu. Padahal barang siapa
orang yang menimba ilmu karena semata-mata hanya ingin mendapatkan ilmu
tersebut, maka ilmu tersebut tidak akan bermanfaat baginya, namun barangsiapa
yang menuntut ilmu karena ingin mengamalkan ilmu tersebut, niscaya ilmu yang
sedikitpun akan sangat bermanfaat baginya.

Karena ILMU itu adalah prasyarat untuk sebuah AMAL, maka ADAB adalah hal yang
paling didahulukan sebelum ILMU

ADAB adalah pembuka pintu ilmu bagi yang ingin
mencarinya

Adab menuntut ilmu adalah tata krama (etika) yang dipegang oleh para penuntut
ilmu, sehingga terjadi pola harmonis baik secara vertikal, antara dirinya sendiri
dengan Sang Maha Pemilik Ilmu, maupun secara horisontal, antara dirinya sendiri
dengan para guru yang menyampaikan ilmu, maupun dengan ilmu dan sumber ilmu
itu sendiri.

Mengapa para Ibu Profesional di kelas matrikulasi ini perlu memahami Adab
menuntut ilmu terlebih dahulu sebelum masuk ke ilmu-ilmu yang lain?

Karena ADAB tidak bisa diajarkan, ADAB hanya bisa ditularkan

Para ibulah nanti yang harus mengamalkan ADAB menuntut ilmu ini dengan baik,
sehingga anak-anak yang menjadi amanah para ibu bisa mencontoh ADAB baik dari
Ibunya

ADAB PADA DIRI SENDIRI
a. Ikhlas dan mau membersihkan jiwa dari hal-hal yang buruk
Selama batin tidak bersih dari hal-hal buruk, maka ilmu akan terhalang masuk ke
dalam hati.Karena ilmu itu bukan rentetan kalimat dan tulisan saja, melainkan ilmu
itu adalah “cahaya” yang dimasukkan ke dalam hati.

b. Selalu bergegas, mengutamakan waktu-waktu dalam menuntut ilmu, Hadir paling
awal dan duduk paling depan di setiap majelis ilmu baik online maupun offline.

c.Menghindari sikap yang “merasa’ sudah lebih tahu dan lebih paham, ketika suatu
ilmu sedang disampaikan.

d.Menuntaskan sebuah ilmu yang sedang dipelajarinya dengan cara mengulang-ulang,
membuat catatan penting, menuliskannya kembali dan bersabar sampai semua
runtutan ilmu tersebut selesai disampaikan sesuai tahapan yang disepakati bersama.

e. Bersungguh-sungguh dalam menjalankan tugas yang diberikan setelah ilmu
disampaikan. Karena sejatinya tugas itu adalah untuk mengikat sebuah ilmu agar
mudah untuk diamalkan.

ADAB TERHADAP GURU (PENYAMPAI SEBUAH ILMU)
a. Penuntut ilmu harus berusaha mencari ridha gurunya dan dengan sepenuh hati,
menaruh rasa hormat kepadanya, disertai mendekatkan diri kepada DIA yang Maha
Memiliki Ilmu dalam berkhidmat kepada guru.

b. Hendaknya penuntut ilmu tidak mendahului guru untuk menjelaskan sesuatu atau
menjawab pertanyaan, jangan pula membarengi guru dalam berkata, jangan
memotong pembicaraan guru dan jangan berbicara dengan orang lain pada saat guru
berbicara. Hendaknya penuntut ilmu penuh perhatian terhadap penjelasan guru
mengenai suatu hal atau perintah yang diberikan guru. Sehingga guru tidak perlu
mengulangi penjelasan untuk kedua kalinya.

c. Penuntut ilmu meminta keridhaan guru, ketika ingin menyebarkan ilmu yang
disampaikan baik secara tertulis maupun lisan ke orang lain, dengan cara meminta
ijin. Apabila dari awal guru sudah menyampaikan bahwa ilmu tersebut boleh
disebarluaskan, maka cantumkan/ sebut nama guru sebagai bentuk penghormatan
kita.

ADAB TERHADAP SUMBER ILMU
a. Tidak meletakkan sembarangan atau memperlakukan sumber ilmu dalam bentuk
buku ketika sedang kita pelajari.

b. Tidak melakukan penggandaan, membeli dan mendistribusikan untuk kepentingan komersiil, sebuah sumber ilmu tanpa ijin dari penulisnya.

c. Tidak mendukung perbuatan para plagiator, produsen barang bajakan, dengan cara tidak membeli barang mereka untuk keperluan menuntut ilmu diri kita dan keluarga.

d. Dalam dunia online, tidak menyebarkan sumber ilmu yang diawali kalimat “copas dari grup sebelah” tanpa mencantumkan sumber ilmunya dari mana.

e. Dalam dunia online, harus menerapkan “sceptical thinking” dalam menerima sebuah informasi. jangan mudah percaya sebelum kita paham sumber ilmunya, meski berita itu baik.

Adab menuntut ilmu ini akan erat berkaitan dengan keberkahan sebuah ilmu, shg mendatangkan manfaat bagi hidup kita dan umat.

October 18, 2016 at 1:25 pm Leave a comment

Ini, menjadi Ibu Profesional

Ibu..

suatu kata yang jika kita bayangkan mungkin yang terbayang adalah ibu berdasteran ribet sama anak. nyatana emang begitu…hihi..dan sebagai pelaku..menjadi ibu itu g gampang. harus jago isemua lini disaat berbarengan..bagaikan uji skripsi setiap saat…(ini lebay)..hahha

dan sayangnya g ada kuliah atau jurusan untuk profesi multitalent ini..profesi Ibu. dan saya bertemulah dengan Institut Ibu Profesional yang di bentuk oleh ibu Septi Peni. Saya langsung join grupnya (dan tidak diapprove) hahaha…

lalu saya ikut dengan HSKM, grup komunitas Homeschooling ada di setiap daerah. Gabung di WA grup wilayah Bogor..alhamdulillah ketuanya tetangga di komplek (ibunya yg tetangga sih). dari grup ini saya bertemu dengan para ibu profesional..sebut saja namanya Ibu Nesri, Mba Kurnia, Ibu Irene, dan lainnya. dari beberapa kali ketemuan acara HSKM barulah saya diinvite di IIP…hahahh..begitulah..Alhamdulillah bersinggungan yang baik.

Dan kini saya baru ngeh ada Kuliah menjadi Ibu Profesional…dan bisa online..ada wa grupnya, di susun/pilah berdasar lokasi, jadi andai kopdar bisa banget. Alhamdulillah.

dan kini saya ikut program Matrikulasi Kuliah Ibu Profesional. baru mulai per tanggal 16 Oktober kemarin.

Doakan saya supaya lulus dan dapat menjadi ibu yang lebih baik dan profesional.

 

October 18, 2016 at 11:42 am Leave a comment


yuk marii!!

Sukses selagi muda Banner Liburan Gratis 180x150 Promo Oriflame 15 Februari – 31 Maret 2016 200x200

OriflamekuBeda

promo Oriflame terbaru