ini,kian dan tempat curhat

May 22, 2008 at 5:31 am 5 comments

Photobucket

Setiap orang pasti punya masalah. Dan setiap masalah pasti punya solusi, kecuali kematian. Kadang suatu masalah itu ada justru berbarengan dengan solusinya, jadi sebenere setiap orang sudah membawa solusinya. namun kenapa kadang sulit mengetahui kalo itu adalah solusinya. Ya..solusi nda selalu indah..tapi kadang nantinya akan menjadi indah. jadi masalah waktu saja.

Lalu, entah kenapa dan ini memang suatu hal yang wajar, entah cowok or cewek. Jika punya masalah dipastikan ingin bercerita ke pihak lain, bisa teman, orang tua, kakak, adik, sahabat, kekasih tercinta, atau bahkan ke kaca (ngaca sendiri n ngomong sendiri), dan paling enak ya curhat sama Allah SWT. Hanya sekedar ingin didengarkan, dan biasane diri kita itu sudah tau solusinya, hanya ingin didengarkan saja *inget didengarkan tidak disebar*

Aku termasuk orang yang mudah percaya sama orang. Entahlah diotakku ” semua orang itu dasarnya baik”, jadi kadang mudah cerita suatu hal ke orang..tapi bukan ember *inget itu*. Namun curhatnya aku nda semua masalah aku curhat ke satu orang atau banyak orang. Bisa saja untuk hal A aku curhat ma si Fulan A, untuk hal B aku curhat ma si Fulan B. Juga lihat mood..kalo orang itu keliatanne punya hal/pengalaman yang sama kemungkinan besar aku akan cerita. Atau orang itu ada saat aku butuh.

Tapi sejak ada teman baikku yang aku curhati menjadi ember, walo cara penyampeannya seperti becanda. Hei, semua itu ada tempatnya. Dan aku berpikir 2 kali untuk curhat ke kaum pria..ya, saya jadi parno terhadap teman pria. Saya berniat baik namun dia tidak demikian, saya akui saya salah,..ya saya salah memilih teman dan tempat curhat. Tapi tak mengapa hal ini menjadi pelajaran buatku *semoga beliau juga*. Hmmm..sepatutnya memang percaya dan curhat itu ke orang tua dan kekasih saja. Dan lebih aman lagi dan makbul lagi curhat pada Allah di sepertiga malam, itu lebih indah dan damai.

Untuk temanku disana, saya sudah memaafkanmu. Namun bekas luka takkan pernah hilang, itu saja.

Entry filed under: curhat. Tags: .

Ini, kian dan perokok ini, Kian di kota tua

5 Comments Add your own

  • 1. stey  |  May 22, 2008 at 9:13 am

    hemm..mo komen bingung…

    Reply
  • 2. teguh  |  May 22, 2008 at 1:53 pm

    ki…kan udah kubilang kalau di milis itu jangan pakai perasaan nanggepinya…eeee….tuh benerkan yg km maksud dipostingan ini
    *sok teong mode on*

    Reply
  • 3. traju  |  May 24, 2008 at 5:55 am

    aku sih punya prinsip: kalo bisa diselesaikan sendiri, kenapa musti curhat??

    Reply
  • 4. aisahamini  |  August 19, 2008 at 3:05 am

    kalo yang saya pernah baca, biasanya perempuan itu kalo ada masalah nature-nya adalah bercerita ke orang lain. setelah itu biasane langsung relieve. nah, kalo nature-nya laki2, ketika ada masalah mereka malah lebih suka simpen and mikirin how to solve the problem.

    tapi emang bener mba, kalo ada masalah enaknya curhat di sepertiga malam. pikiran jadi lebih jernih buat nyelesain masalah. *tapi kok sekarang susah buanget e mbakyu buat bangun di sepertiga malam itu.

    Reply
  • 5. vito  |  October 13, 2009 at 7:24 am

    Hi!
    hmm. . kamu betul. .
    ^_^
    aq cman mw blng satu hal, mngkn hnya aq seorg di dunia ini yang mmpunyai mslh yng aq sndri msh bngung utk memecahkannya. .

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


yuk marii!!

Sukses selagi muda Banner Liburan Gratis 180x150 Promo Oriflame 15 Februari – 31 Maret 2016 200x200

OriflamekuBeda

promo Oriflame terbaru

%d bloggers like this: