ini, mengoleksi keladi hias
January 21, 2009 at 9:07 am 16 comments
Global warming, Green peace, recycle – reuse, bike to work, yak apa lagi menurut sodara sekalian yang berkenaan mencintai alam dan ramah lingkungan….*silahkan diisi*. Ada banyak cara, ada banyak perilaku, ada banyak solusi yang dapat kita lakukan asal mau bergerak.
Tidak perlu berrepot ria, setidaknya ini buat saya. Ini, yang saya lalukan demi cinta saya pada alam ini.
Tidak usah berjauh-jauh dan bersusah ria. ..eh ini g gampang ding. Tapi mungkin ini jadi salah satu solusi, terutama yang punya hoby koleksi tanaman hias.
Yak, saya termasuk penyuka tanaman hias terutama keladi atau Caladium, hingga saya membuat blognya sendiri disini *tapi lama g saya update, maafkan saya*.
Suka Caladium
Sejak saya di Bogor dan Ibu rajin mengoleksi tanaman pot, kemudian saya ditinggal sendirian di Bogor dan dilimpahkan koleksi-koleksi itu. Setiap malam selalu mengecek keberadaannya *kadang menyiramnya*, setiap akhir minggu membersihkan mereka. Pagi hari duduk menikmati pagi, siang, bahkan malam hari pemandangan rumah dan koleksi tanaman itu semua…membuat penat hari2 sibuk itu hilang, udara segar pemandangan indah. Subhanallah..
Seperti memilih pasangan hidup, dan aku ingin fokus tuk tanaman apa aza…hmm hatiku pun jatuh pada tanaman keladi. Tanaman khas Indonesia, banyak di pinggir kebun, selokan, got, sungai. Liar tapi indah dan mudah dipelihara dan cantik. Berwarna warni.
Bisa dijadikan tanaman outdoor (cucok yang memiliki warna merah) atau indoor (rata2 semua suka didalam tapi ada beberapa yg harus disiram sinar mentari sesering mungkin).
Bisa dijadikan penghias ruang tamu, maupun meja dipojokan.yang pasti membuat rumah menjadi segar.
Perawatan
Perawatannya sangat mudah sering2lah menyiramnya dan jangan diletakkan langsung dibawah sinar mentari terutama untuk jenis keladi yang berwarna putih atau hijau. Jika daun mereka bercorak merah sering2 dijemur tapi kalo pas siang bolong nan panas, tolong diteduhkan karena mereka bisaterbakar.
Mati suri atau Dorman
Sering kali pada awal pemeliharaan daun2 berguguran dan mati.Ingat bahwa keladi itu tidak sepenuhnya mati ato bisa disebut matisuri/dorman. coba di cek umbinya. kalo ada, sodara bisa simpan (dalam pot tentunya) sering2 disiram dan diletakan dit4 teduh. benih2 itu dalam beberapa hari pasti akan muncul lagi.
Media tanam
Ada banyak rumus untuk membuat media tanam bagi Keladi hias. yang intinya adalah media harus lembab tapi tak menggenang. Saya sudah mencoba beberapa rumus seperti:
daun bambu = 1 atau semuanya >> hasilnya terlalu lembab terus suka ada kutu2 gitu deh..solusine mgkn sering disemprot obat hama or di jemur
duh lupa..sik tak turu sik yo..*besok diupdate
See..gampang kan, kalo mau lebih jelasnya kopdar tanaman hias yukkk!!!
Entry filed under: info. Tags: caladium, indonesia, keladi hias, Lomba.









1.
keluarga kicot | January 21, 2009 at 10:12 am
hmm..sekarang ada juga lho yang mengoleksi kembang hias wowor..jadi pengen berkebun nieh…
2.
@doen | January 21, 2009 at 1:41 pm
Sayah pertamax x x x
Bagus bagus bagus ^_^. Artikel pengetahuan bagus buat mamah nih. Tengkyu .
BTW sering kopdar lagi ga BLOGOR ?
3.
didut | January 22, 2009 at 12:23 am
emang hrs rajin kalo buat tanaman
4.
achoey | January 22, 2009 at 2:54 am
Kau memang perempuan sobat
5.
-GoenRock- | January 22, 2009 at 3:50 am
kalau yang dimaksud dengan umpatan biang keladi itu, keladi yang ini bukan sih?
6.
Yohan | January 22, 2009 at 7:53 am
Tanaman hias di bogor banyak banget di daerah pajajaran,depan smp negeri 5, ciapus, di blog juga ada yah baru tahu Gue kreatif banget
7.
Edi Psw | January 22, 2009 at 5:34 pm
Wah, jadi kepingin nanam juga nih.
8.
ichanx | January 22, 2009 at 10:56 pm
keladi…. gw pikir keladi itu peribahasa “tua-tua keladi, makin tua makin menjadi”… ternyata tumbuhan ya? *ngumpet*
9.
mardee | January 23, 2009 at 8:22 am
hmm….boleh juga dicoba…
kapan2 cari aah..
10.
ali | January 23, 2009 at 10:12 pm
jadi pengen punya hobi juga
11.
iman - i love bogor | January 24, 2009 at 7:24 am
wah lucu yach
jadi pengen jadi biang keladi eh tanem keladi ^^
12.
doel | January 30, 2009 at 2:38 pm
Keladi tricolor saya banyak di kebun, ternyata ada nilainya juga yah. kalo keladi baret saya lagi nyari, tp yang murah asal tidak murahan. hehhe. gara-gara sibuk jadi ga keurus tanaman saya. … Btw salam kenal
13.
annas | January 31, 2009 at 6:05 am
dahysat ulasannya… MAU, MAU, MAU
salam super,
http://jejakannas.wordpress.com/
14.
M.S | May 22, 2010 at 9:23 am
keladi baret..saya banyak..kalau ada yang mau pesan
15.
M.S | October 6, 2010 at 11:27 am
bila ada yang mau kerjasama dan mau cari tales baret ada sama saya dan bisa email ke muhammadsulaimansh@ymail.com
16.
Adis | February 24, 2012 at 12:07 pm
Halo semua. . . Bantuin q cr keladi hias dong. Krm info ke 087893423750 ato email suyan_style@yahoo.com
Tq, ditunggu. . .