ini, semarang-solo with Pandanwangi
September 28, 2008 at 3:27 am 4 comments
Mudik kali ini memang menjadi perjalanan yang Panjang. karena harus ke Semarng dulu kemudian mampir ke Solo baru ke Klaten. Dan hebatnya eh beratnya adalah saya sedang menderita radang tenggorokan parah, tapi alhamdulillah ada pendamping yang selalu membantu dan care..obat dari dokter maksudnya (huahahhaha ada yg dongkol).
Niat awal ingin naek Kereta ekspres (ekonomi) banyubiru yang baru september ini dioperasikan untuk trayek Semarang-Solo-Sragen. namun ternyata jadwal keberangkatan dari Semarang hanya 1 kali yaitu jam 5 pagi..gubrakk, sebenere seh bisa aza karena mpe st.tawang kemaren jam 3 pagi..cuma saya nda berani sendiri ke Solo ya..karena obatku itu membuat aku teler atau taksadarkan diri..ya jadi butuh pendamping.
Jadilah saya menunggu pendamping yang baru berangkat naik PandanWangi dari Solo jam 5 shubuh. dan berangkat dari St.Poncol (bisa juga dari tawang tapi pasti ga kebagian tempat berdiri apalagi duduk) jam 8.30 dengan biaya tiket st.Poncol-st.Solobalapan Rp 13.000.
Keadaan kereta…ya ga jauh beda ma KRL ekonomi Jabotabek, penuhnya sama, rebutannya sama. bedanya adalah PandangWangi ini adalah Kereta Diesel (jadi berasap), Cuma 1 rangkaian yang terdiri dari 1 gerbong mesin diesel(kepalanya) dan 3 gerbong tuk penumpnag..behhh…Jadi penuhhh. nah kalo di Pandang wangi ini peunuhnya itu karena 1 orang bisa bawa dos2 besar dan tas2 besar (apa nda takut ilang ya). tempat duduk berhadap2an..ya ini membuat ruang menjadi lebih sempit dan susah bergerak, ada toilet (dan pesing), Kereta ini bisa berhenti tidak distasiun (walo jarang)
Pemandangannya ..ya Allah, ternyata Semarang, Solo dan Klaten lagi musim panas…kckckc..miris liat sawah kering, sungai kering kerontang dan sapi2yang terlihat tulang2nya yang terlihat di sepanjang perjalanan. Andai Musim hujan saya yakin pemandangan akan hijau dan indah.

Untuk yang punya ponakan, adik kecil, anak yang kecil…hmmm bisa mencoba trayek ini karena pemandangan sepanjang perjalanan banyak ilmu2 yang bisa didapat, mule dari tambak ikan didaerah semarang, rawa-rawa, tanaman singkong, kebun pohon jati, pemotongan kayu/pembuatan papan/kayu gelondongan, Kebun tembakau, hingga panan tembakau dan penjemuran tembakau, Suangi yang meliuk-liuk, Kebun cabai yang luas.
Saran saya kalo mau naek trayek ini dari semarang enak jam 5 pagi karena bisa naek banyu biru dengan biaya sekitar 25rb(lumayan sepi nda rebutan) hingga Solo, pulangnya dari solo naek PandanWangi Jam 15.30 biaya Rp13.000. Dan TIDAK pada sabtu Minggu, karena sesak.
Entry filed under: info. Tags: info, kereta api, mudik.












1.
statistika2000 | September 28, 2008 at 12:30 pm
Selamat Mudik yaaaa
2.
gambang semarang | January 20, 2010 at 6:49 pm
HAloo salam kenal dari gambang semarang, fotonya keren uey..
My last post: Mengintip Kegiatan Imlek 2010 di Semarang
3.
didut | September 28, 2008 at 2:04 pm
*angguk angguk*
4.
aisahamini | October 6, 2008 at 1:37 am
sepertinya mudiknya sukses ya ki, walopun dengan perjuangan yang sungguh melelahkan. hidup kian! *lho?!*